UJI BEDA PEMERIKSAAN HIV ANTARA METODE IMMUNOCHROMATOGRAFI (ICT) SD BIOLINE DENGAN ONCOPROBE DI RUMAH SAKIT JAYAPURA

UJI BEDA PEMERIKSAAN HIV ANTARA METODE IMMUNOCHROMATOGRAFI (ICT) SD BIOLINE DENGAN ONCOPROBE DI RUMAH SAKIT JAYAPURA

Darwatik,1 Bambang Supriyanto,2 Siti Nuryani,3

 

 

INTISARI

 

Test imunokromatografi merupakan test untuk mendeteksi adanya antibodi HIV dalam darah,serum atau plasma. Diagnosa laboratorium  yang digunakan untuk mendeteksi antibodi HIV yaitu metode immunochromatography (ICT) SD Bioline dan Oncoprobe, kadang-kadang didapatkan hasil SD Bioline positif, Oncoprobe negatif atau sebaliknya. Dari kedua metode terdapat perbedaan dan persamaan.

Untuk  mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil pemeriksaan HIV metode ICT SD Bioline dan Oncoprobe.

            Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan studi komparatif yang membandingkan variabel bebas dengan variabel terikat. Subjek penelitian adalah semua pasien yang datang ke rumah sakit. Sampel dari serum pasien tersebut diperiksa dengan metode ICT SD Bioline dan Oncoprobe. Untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan HIV menggunakan metode ICT SD Bioline dan Oncoprobe, data yang diperoleh kemudian diolah secara statistik menggunakan bantuan program SPSS 16.0 for windows dengan uji Chi Square Test dengan taraf signifikan 5%.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 150 sampel didapatkan nilai signifikansi adalah 0,188 > 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan yang bermakna antara hasil HIV yang diperiksa menggunakan metode ICT SD Bioline dengan Oncoprobe.

Tidak ada perbedaan yang bermakna antara hasil HIV yang diperiksa menggunakan metode ICT SD Bioline dengan hasil HIV yang diperiksa menggunakan metode ICT Oncoprobe.

 

 

Kata kunci : HIV, ICT SD Bioline, ICT Oncoprobe.

item type: Jurnal ilmiah

Subject: Gonore, metode mikroskopis, metode ict

Bibliografi:

Diposted by: admin jurusan analis

Posted On: 24 Januari 2012

 

 

PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN GONORE METODE MIKROSKOPIS DENGAN IMUNOKROMATOGRAFI TEST (ICT) DI PUSKESMAS UMBULHARJO I YOGYAKARTA

INTISARI

Gonore merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri diplokokus Gram negatif Neisseria gonorrhoeae. Diagnosis gonore dapat ditegakkan atas dasar anamnesis, pemeriksaan klinis dan pemeriksaan laboratorium. Gold standart pemeriksaan  gonore adalah pemeriksaan secara mikroskopis. Pemeriksaan mikroskopis yang banyak dilakukan di laboratorium adalah pewarnaan Gram, tetapi metode mikroskopis memiliki keterbatasan, maka pemeriksaan imunokromatografi test (ICT) dapat dijadikan alternatif untuk mendeteksi gonore.

Untuk mengetahui hasil pemeriksaan gonore dengan metode mikroskopis dan ICT, ada tidaknya perbedaan hasil  pemeriksaan gonore dengan metode mikroskopis dan ICT di Puskesmas Umbulharjo I, sensitivitas dan spesifisitas metode imunokromatografi.

Subjek penelitian semua pasien Klinik IMS Puskesmas Umbulharjo I pada bulan Desember  2010 dengan diagnosis klinis gonore dengan adanya tanda klinis berupa sekret mukopurulen, keputihan, gatal, sakit saat buang air kecil dan nyeri perut. Sampel dari sekret pasien tersebut diperiksa dengan metode mikroskopis dan ICT. Perbedaan diperoleh dengan pengolahan data secara statistik menggunakan bantuan program SPSS 10.0 for window dengan uji Chi Square, taraf signifikan 5%. Dilakukan uji diagnostik untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas metode ICT terhadap mikroskopis sebagai baku emas.

Hasil pemeriksaan gonore metode mikroskopis  positif sebanyak 25 orang  dan negatif sebanyak  25 orang, sedangkan ICT positif sebanyak 24 orang dan ICT negatif sebanyak 26 orang. Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi 1,000 (p > 0,05) artinya tidak ada perbedaan antara hasil pemeriksaan gonore metode mikroskopis dengan ICT. Sensitivitas metode ICT sebesar 92 % dan spesifisitas sebesar 96 %. Pemeriksaan gonore metode ICT dapat membantu menegakkan diagnosis gonore.

 

 

 

 

Kata Kunci : Gonore, metode Mikroskopis, metode ICT.

 

 

item type: Jurnal ilmiah

Subject: Gonore, metode mikroskopis, metode ict

Bibliografi:

Diposted by: admin jurusan analis

Posted On: 24 Januari 2012