Nilai-nilai kebangsaan seperti pancasila, nasionalisme, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial, perlu ditanamkan secara berkelanjutan di lingkunga perguruan tinggi. Mahasiswa berasal dari latar belakang budaya, suku, agama, dan daerah yang beragam.
Keberagaman ini menjadi ruang perjumpaan yang sehat bagi perbedaan, sehingga mahasiswa belajar menghargai plularitas sebagai kekayaan bangsa, bukan sebagai sumber konflik.
Penguatan nilai kebangsaan di universitas dapat dilakukan melalui berbagai cara.
Pertama, melalui kurikulum pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dalam mata kuliah, baik secara eksplisit seperti pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, maupun secara implisit dalam mata kuliah keilmuan.
Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami nilai kebangsaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan bidang studi dan realitas sosial yang dihadapi.
Kedua, aktivitas kemahasiswaan juga berperan penting. Organisasi mahasiswa, kegiatan sosial, diskusi publik, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kebangsaan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar bekerja sama, berempati terhadap masyarakat, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai nasional.
Ketiga, universitas perlu menjadi teladan dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara. Tata kelola kampus yang demokratis, adil, dan menjunjung tinggi etika akademik akan membentuk budaya yang mencerminkan nilai kebangsaan itu sendiri. Dosen dan tenaga kependidikan memiliki peran sebagai figur teladan yang menunjukkan sikap nasionalisme, integritas, dan tanggung jawab sosial.
Di era digital dan global, tantangan terhadap nilai-nilai kebangsaan semakin kompleks, mulai dari radikalisme, intoleransi, hingga lunturnya nilai kebangsaan. Oleh karena itu, universitas juga harus lebih adaptif dan inovatif dalam memperkuat semua nilai-nilai kebangsaan tersebut.
Dengan peran yang sangat konsisten dan berkelanjutan, universitas juga dapat menjadi benteng moral dan intelektual yang menjaga serta mengembangkan nilai-nilai kebangsaan dan demi masa depan yang lebih baik.
Selain itu, kolaborasi antara universitas, pemerintah, dan juga masyarakat sangat penting agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya berhenti dikampus, tetapi juga nyata diterapkan dalam kehidupan sosial sehari-hari.